Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Suami Menjadi Akseptor KB Di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kecamatan Nanggalo Kota Padang Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Aryumice
Advisor:
Putri, Nita Tri
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Keikutsertaan suami, akseptor KB.
DOI:
-
Abstract :
Program KB di Indonesia masih didominasi oleh perempuan yaitu 1,8% kondom akseptor kontrasepsi dan vasektomi hanya 0,2% dan sisanya adalah akseptor Wanita. Hal ini belum sesuai dengan renstra BKKBN 2015-2019 target akseptor KB pria sebesar 4,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan suami menjadi akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kecamatan Nanggalo Kota Padang Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah studi cross sectional, teknik Penentuan informan adalah metode purposive sampling, jumlah subjek penelitian 99 orang penelitian selama 2 bulan, proses analisa data adalah menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan tidak adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dengan keikusertaan suami menjadi akseptor KB dengan signifikasi p = 0,228. Tidak adanya hubungan bermakna antara sikap dengan keikusertaan suami menjadi akseptor KB dengan signifikasi p = 0,103. tidak adanya hubungan bermakna antara motivasi dengan keikusertaan suami menjadi akseptor KB dengan signifikasi p = 0,099. tidak adanya hubungan bermakna antara motivasi dengan keikusertaan suami menjadi akseptor KB dengan signifikasi p = 0,622 dan adanya hubungan bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan keikusertaan suami menjadi akseptor KB dengan signifikasi p = 0,000. Diharapkan kepada puskesmas untuk dalam melakukan peningkatan peran serta program promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan pada responden tentang pentingnya ber KB bagi pria. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan terhadap responden oleh Petugas Puskesmas atau Kader.
Download From Google Drive