Pengaruh Konseling Kesehatan Tentang ASI dan Teknik Menyusui Terhadap Perilaku Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Surian Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Susanti, Febri
Advisor:
Noflindaputri, Resty
Mardiah, Ainal
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, ASI Eksklusif, Teknik Menyusui.
DOI:
-
Abstract :
Fenomena yang ada pada wilayah kerja Puskesmas Surian yang ditemukan adalah ada beberapa Ibu menyusui yang memiliki bayi umur 3-6 bulan yang memiliki pengetahuan yang kurang terkait ASI dan teknik menyusui dimana pada usia tersebut masih ada yang sudah memberikan makanan tambahan kepada bayinya selain ASI ekslusif. Berdasarkan data dari Puskesmas Surian pada tahun 2021 sebanyak 334 bayi, terdapat sebanyak 184 bayi (55,10%) yang diberikan ASI. Pada tahun 2022 sebanyak 454 bayi, terdapat 336 bayi (74.01%) yang diberikan ASI. Maka penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelaksanaan Pendampingan dan konseling ASI terhadap perilaku ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Surian yang akan dilaksanakan pada Agustus-September 2023. Metode penelitian ini adalah Quasy eksperiment design (pre-test post-test design), sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden Analisis data menggunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan Kuesioner. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian bimbingan dan konseling ASI dan teknik menyusui pada Ibu menyusui yang memiliki bayi usia 3-6 bulan. Pada aspek perilaku menyusui nilai post-test Ibu menyusui yang pada awalnya 67,08 naik menjadi 80,92. Dapat disimpulkan bahwa responden yang diberikan konseling ASI ekslusif dan teknik menyusui memiliki perilaku yang lebih baik dari pada sebelum diberikan perlakuan dengan nilai p-value 0,000. Saran penelitian ini adalah agar Puskesmas Surian sebaiknya terus melaksanakan dan memperluas program terkait dengan konseling ASI dan teknik menyusui dengan melibatkan lebih banyak anggota kesehatan.