Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Akseptor KB Di Puskesmas Tanah Kampung Kota Sungai Penuh Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Winda, Pedra
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Kontrasepsi.
DOI:
-
Abstract :
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2021 diperkirakan 1,28 juta orang dewasa usia antara 30 hingga 79 tahun diseluruh dunia memiliki riwayat hipertensi. Di Indonesia, angka kejadian hipertensi berkisar 6-15% dimana masih banyak penderita yang belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan, terutama di daerah pedesaan Di Provinsi Jambi hipertens berada pada urutan pertama dari 10 penyakit terbanyak dengan 141.723 kasus. Sedangkan di Kota Sungai Penuh pada tahun 2021 hipertensi berada diurutan kedua dalam sepuluh penyakit terbanyak dengan angka kejadian 5.243 kasus. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi adalah penggunaan kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kejadian hipertensi pada akseptor KB di Puskesmas Tanah Kampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik melalui rancangan studi cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling pada 97 orang responden. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebagian besar responden menggunakan kontrasepsi hormonal sebagai alat kontrasepsi nya, yaitu sebanyak 83 orang, sedangkan 14 orang lainnya menggunakan kontrasepsi non hormonal. Dari hasil analisis menggunakan uji chi square diketahui nilai p-value = 0,006 (p < 0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi. Dari hasil analisis tersebut juga diketahui nilai odds ratio nya, yaitu 7,105 (95% CI 1,495 33,745) yang artinya pengguna kontrasepsi hormonal memiliki resiko 7,105 kali untuk menderita hipertensi dibandingkan dengan pengguna kontrasepsi non hormonal. Kesimpulannya adalah Ada hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kejadian hipertensi pada akseptor KB di Puskesmas Tanah Kampung. Bagi akseptor dengan hipertensi dianjurkan rutin memeriksakan tekanan darah serta memilih kontrasepsi non hormonal.
Download From Google Drive