Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Cantika Aulia Yohana
Advisor:
Wahyuni
Putri, Nita Tri
Putri, Nita Tri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Media Video, Pengetahuan, Anemia.
DOI:
-
Abstract :
Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2021 kasus anemia remaja putri di Kabupaten Solok Selatan meningkat sebanyak 105 orang. Tercatat remaja putri dengan rentang umur 10-14 tahun. Pada tahun 2022 kasus anemia remaja putri di Kabupaten Solok Selatan meningkat sebanyak 156 orang. Dinas Kabupaten Solok Selatan mencatat 26 anemia remaja putri ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Duo. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia di wilayah kerja Puskesmas Pauh Duo. metode penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one grup pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel 54 orang remaja putri usia 10-14 tahun. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan item pertanyaan 20 untuk pengetahuan. Pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji wilcoxon signed test. Hasil analisis univariat didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media video tingkat pengetahuan cukup 14,8%, dan kurang 85,2%, dan setelahnya tingkat rata-rata pengetahuan baik sebanyak 53,7%, dan cukup 46,3% Oleh karena itu hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dengan media video berpengaruh dalam tingkat rata-rata pengetahuan remaja putri (p=0,00). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia di wilayah kerja Puskesmas Pauh Duo. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan untuk penelitian selanjutnya yang menggunakan media video bisa memakai short video berdurasi 1 menit yang diberikan melalui sosial media. Sehingga untuk distribusinya akan menjadi gampang dan mudah dipahami.