Pengaruh Teknik Counterpresure dengan Birth Ball terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di RSIA Citra Aguswar Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Oktavia, Evi Ruviana
Advisor:
Mardiah, Ainal
Kasoema, Rahmi Sari
Kasoema, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Nyeri persalinan, counterpressure, birthball.
DOI:
-
Abstract :
Persalinan merupakan suatu proses alamiah yang akan dialami oleh setiap ibu hamil. Sebagian besar persalinan selalu disertai rasa nyeri yang pada umumnya terasa hebat dan terkadang menimbulkan trauma pada ibu bersalin. Pada persalinan kala I terjadi peningkatan rasa nyeri yang kuat karena adanya pembukaan serviks dan segmen bawah rahim yang disebabkan adanya dilatasi, peregangan dan kemungkinan robekan jaringan selama kontraksi. Upaya untuk meredakan rasa nyeri dan memberi kenyamanan bagi ibu bersalin secara non-farmakologi salah satunya yaitu menggunakan teknik counterpressure dengan birthball. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik counterpresure dengan birth ball terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan kala I fase aktif di RSIA Citra Aguswar Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan teknik quasi experiment dengan desain penelitian one group pretest-postets without control group design. Populasi dalam penelitian ini semua ibu bersalin kala I fase aktif di RSIA Citra Aguswar, pada tahun 2023 berjumlah 115 orang, ditentukan sampel sebanyak 13 orang ibu. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan skala VAS (visual analogue scale). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intesitas nyeri ibu sebelum dan sesudah diberikan perlakuan sebesar 7,69 dan 6,15 dalam skala VAS. Uji statistik menggunakan uji paired sample t-test diperoleh nilai value = 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh teknik counterpressure dengan birth ball terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan kala I fase aktif di RSIA Citra Aguswar Pariaman tahun 2023. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan teknik counterpressure dengan birth ball efektif untuk menurunkan intesitas nyeri kala I fase aktif pada persalinan, disarankan agar teknik ini dapat digunakan sebagai alternatif terapi non-farmakologis dalam manajemen nyeri persalinan kala I fase aktif.