Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan IUD Pada Akseptor KB Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Kurlindia, Iin
Advisor:
Oktavianis
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
IUD, Budaya, Dukungan Suami, Pengetahuan, Persepsi, Sikap..
DOI:
-
Abstract :
BKKBN Tahun 2021 mencatat bahwa penggunaaan IUD di Indonesia masih sangat rendah yaitu hanya sebesar 8,0% berbanding terbalik dengan non MKJP yang lebih tinggi penggunanya seperti suntik sebesar 59,9%. Begitu pula pengguna kontrasepsi IUD di wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru pada tahun 2022 hanya sebesar 10,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas Koto Baru Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini ialah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional random sampling dengan jumlah sampel 94 Akseptor KB Aktif (AKA). Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat yakni uji statistik Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-Value = 0,000), sikap (p- Value = 0,017), dukungan suami (p- Value = 0,000) dan persepsi (p- Value = 0,000) dengan penggunaa IUD di wilayah kerja Puskesmas Koto Baru tahun 2023, namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Budaya (p- Value = 0,557) dengan penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas Koto Baru tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel yang memiliki hubungan yaitu pengetahuan, sikap, dukungan suami dan persepsi. Sementara itu, Budaya tidak memiliki hubungan dengan penggunaan IUD. Untuk itu diharapakan terjadi peningkatan pemberian promosi kesehatan tentang kontrasepsi IUD pada PUS dan PUS lebih terbuka saat menerima informasi dan sering membaca literasi tentang kontrasepsi IUD.
Download From Google Drive