Evaluasi Program Keluarga Berencana (KB) di Wilayah Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahayu, Ayu
Advisor:
Oktavianis
Noflindaputri, Resty
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Progam KB.
DOI:
-
Abstract :
Keluarga berencana adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur interval kehamilan dan kelahiran, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami dan istri, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga melalui promosi, perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi dan meningkatkan kesejahteraan anak untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Di Kota Sungai Penuh, berdasarkan data BKKBN dan Dinkes Kota Sungai Penuh tahun 2022 mengenai capaian KB, yaitu didapatkan bahwa capaian KB di Kota Sungai Penuh baru mencapai 67,0% atau sebanyak 10.235 pengguna KB dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 15.271 orang. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengevaluasi program keluarga berencana (KB) di wilayah Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan eksplorasi. Jumlah informan pada penelitian ini yaitu 30 informan. Hasil penelitian ini yaitu komponen input, sumber daya manusia cukup dan memadai, terdapat dana khusus untuk pelaksanaan dan pengadaan program KB yaitu dana APBD dan BOK. Serta sarana dan prasarana program KB sudah mencukupi. Komponen proses, pelaksanaan program KB telah dilakukan sesuai dengan rencana usulan kegiatan yang telah dirancang dan disusun oleh pemegang program KB. Komponen output, pelaksanaan program KB belum mencapai target sepenuhnya, karena masih ada beberapa persen pasangan usia subur yang tidak mengikuti program KB. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program KB di wilayah Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh belum tercapai sepenuhnya, karena masih banyak masyarakat yang tidak mengikuti program KB dengan penggunaan alat kontrasepsi yang benar. Sehingga diharapkan, penelitian ini mampu memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program KB, sehingga angka cakupan program KB meningkat ditahun berikutnya.