Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Paraman Ampalu dan Wilayah Kerja Puskesmas Kajai Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Safitri, Indah
Advisor:
Delvina, Visti
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Dukungan, ANC, Komplikasi, Kunjungan Nifas.
DOI:
-
Abstract :
AKI cenderung meningkat setiap tahunnya dan belum teratasi dengan baik. 60% kematian ibu terjadi saat persalinan dan nifas dan 50% kematian ibu nifas terjadi akibat komplikasi masa nifas. Untuk mencegah kematian tersebut perlu dilakukan kunjungan nifas minimal 4 kali. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu nifas. Jenis penelitian kuantitatif, pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Paraman Ampalu dan Puskesmas Kajai berjumlah 452 orang. Sampel 81 orang. Teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian univariat didapatkan 61,7% pengetahuan kurang baik, 64,2% sikap negatif, 50,6% peran bidan mendukung, 61,7% mendapat dukungan keluarga, 61,7% pemeriksaan kehamilan tidak lengkap, 54,3% tidak memiliki riwayat komplikasi kehamilan, dan 51,9% kunjungan nifas lengkap. Hasil uji statistik didapatkan nilai pengetahuan (p=0,003, OR 4,69), sikap (p=0,003, OR 5,02), peran bidan (p=0,000, OR 6,36), dukungan keluarga (p=0,000, OR 8,08), pemeriksaan kehamilan (p=0,000, OR 11,05) dan riwayat komplikasi kehamilan (p=0,000, OR 0,046). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, peran bidan, dukungan keluarga, pemeriksaan kehamilan dan riwayat komplikasi kehamilan dengan kunjungan nifas. Bagi puskesmas agar aktif memberikan informasi tentang kunjungan nifas untuk meningkatkan pengetahuan dan memotivasi ibu beserta keluarga dalam kunjungan nifas.
Download From Google Drive