Pengaruh Family Centered Care Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Pasca Hospital Hari ke 2 di Rumah Sakit dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sartika
Advisor:
Hasnita, Evi
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Family Centered Care, BBLR Pasca Hospital.
DOI:
-
Abstract :
Laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, tahun 2019 menunjukkan bahwa proporsi BBLR yang terjadi di Sumatera Barat sebanyak 22,6% per 1000 kelahiran hidup. Angka kejadian BBLR di Kota Padang berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang menunjukkan bahwa prevalensi angka BBLR di Kota Padang tahun 2021 sebesar 1,8% dengan jumlah absolute 295 orang dari 16.282 jumlah bayi baru lahir. Berdasarkan data Kota Bukittinggi tahun 2019 2021 juga mengalami peningkatan presentase yaitu : 1,1%, 1,5% dan 2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Family Centered Care terhadap Bayi BBLR Pasca Hospital di RS Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2023. Penelitian dilakukan dengan metode quasi-eksperimen yaitu two group pretest-postest pada tanggal 15 Agustus sampai 5 September 2023 di RS Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, populasi dalam penelitian ini 30 orang, dan sampel penelitian sebanyak 30 orang, 15 sampel dengan intervensi dan 15 kelompok sampel tanpa intervensi. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil univariat didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum intervensi 5,63, rata-rata sikap sebelum intervensi 17,73, rata-rata tindakan sebelum intervensi 17,60, rata-rata pengetahuan sesudah intervensi 8,07, rata-rata sikap sesudah intervensi 21,37, rata-rata tindakan sesudah intervensi 30,03. Hasil bivariate didapatkan p value 0,000 artinya ada Pengaruh Family Centered Care terhadap Bayi BBLR Pasca Hospital di RS Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian ini adanya Pengaruh Family Centered Care terhadap Bayi BBLR Pasca Hospital di RS Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2023. Disarankan pada rumah sakit agar dapat memberikan pendidikan kesehatan pada semua ibu hamil dan melahirkan tentang pengetahuan cara menjaga kehamilan seperti nutrisi agar tidak terjadinya BBLR dimasa akan datang.