Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Ny. R Dengan Gangguan Jiwa Harga Diri Rendah (Hdr) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Limau Tahun 2023
Categorie(s):
Karya Ilmiah Akhir Ners
Author(s):
Syamtianur, Bellinda Fiona
Advisor:
Delfatmawati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Harga Diri Rendah, Skizofrenia, Terapi Okupasi
DOI:
-
Abstract :
Secara global terdapat sekitar 24 juta orang (2,5%) menderita Skizofrenia, atau
sekitar 1 dari 300 orang (0,32%) diseluruh dunia. Salah satu gejala negative dari
skizofrenia adalah harga diri rendah, dimana perasaan tidak berharga, tidak berarti dan
rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi yang negatif terhadap diri sendiri atau
kemampuan diri. Salah satu alternatif untuk meningkatkan harga diri rendah adalah
dengan terapi berkebun: menanam cabai. Tujuan penulisan ini adalah meningkatkan
harga diri pasien harga diri rendah dengan terapi okupasi: berkebun menanam cabai di
wilayah kerja Puskesmas Sungai Limau. Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus untuk mengeksplorasi
masalah asuhan keperawatan pada Ny. R dengan harga diri rendah dengan pemberian
terapi okupasi: berkebun menanam cabai dan membandingkan respon hasil dari setiap
intervensi yang dilakukan Ny. R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
penurunan harga diri rendah pada Ny. R setelah dilakukan terapi okupasi: berkebun
menanam cabai selama 3 hari. Evaluasi penurunan tanda dan gejala harga diri rendah
pada Pertemuan pertama adalah 36,4%, meningkat pada pertemuan kedua menjadi
63,6% pada pertemuan ketiga menjadi 81,8%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
terapi okupasi berkebun: menanam cabai dapat mengurangi harga diri rendah pada
pasien skizofrenia. Untuk itu, perawat disarankan menerapkan terapi okupasi berkebun:
menanam cabai dalam memberikan asuhan keperawatan untuk meningkatkan harga diri
pada pasien harga diri rendah.
sekitar 1 dari 300 orang (0,32%) diseluruh dunia. Salah satu gejala negative dari
skizofrenia adalah harga diri rendah, dimana perasaan tidak berharga, tidak berarti dan
rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi yang negatif terhadap diri sendiri atau
kemampuan diri. Salah satu alternatif untuk meningkatkan harga diri rendah adalah
dengan terapi berkebun: menanam cabai. Tujuan penulisan ini adalah meningkatkan
harga diri pasien harga diri rendah dengan terapi okupasi: berkebun menanam cabai di
wilayah kerja Puskesmas Sungai Limau. Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus untuk mengeksplorasi
masalah asuhan keperawatan pada Ny. R dengan harga diri rendah dengan pemberian
terapi okupasi: berkebun menanam cabai dan membandingkan respon hasil dari setiap
intervensi yang dilakukan Ny. R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
penurunan harga diri rendah pada Ny. R setelah dilakukan terapi okupasi: berkebun
menanam cabai selama 3 hari. Evaluasi penurunan tanda dan gejala harga diri rendah
pada Pertemuan pertama adalah 36,4%, meningkat pada pertemuan kedua menjadi
63,6% pada pertemuan ketiga menjadi 81,8%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
terapi okupasi berkebun: menanam cabai dapat mengurangi harga diri rendah pada
pasien skizofrenia. Untuk itu, perawat disarankan menerapkan terapi okupasi berkebun:
menanam cabai dalam memberikan asuhan keperawatan untuk meningkatkan harga diri
pada pasien harga diri rendah.