Perbedaan Pemberian Hypnokomunikasi Secara Langsung Dan Telenursing Terhadap Efikasi Diri Pasien Pasca Stroke Non Hemoragik Di RSUD Dr. Adnan Wd Kota Payakumbuh Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yulianti, Nadila
Advisor:
Rezkiki, Fitrianola
Febrina, Wiwit
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipnokomunikasi, Efkasi Diri, Pasien Pasca Stroke Non Hemoragik.
DOI:
-
Abstract :
Efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap dirinya akan mampu melaksanakan tingkah laku yang diperlukan dalam suatu tugas yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Hypnokomunkasi merupakan salah satu terapi komplementer dalam keperawatan yang bertujuan untuk menanamkan sugesti pada individu untuk mengatasi gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hipnokomunikasi terhadap efikasi diri pada pasien pasca stroke non hemoragik. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi penelitian sebanyak 44 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 20 orang pasien pasca stroke non hemoragik dibagi menjadi 10 orang responden secara langsung dan 10 secara telenursing. Untuk pemberian terapi hipnokomunikasi selama 12 menit. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner efikasi diri. Analisa data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil perbedaan rata-rata efikasi diri sesudah diberikan terapi hipnokomunikasi secara telenursing dan secara langsung menggunakan uji Mann Whitney Test didapatkan p-value 0,49. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan permberian terapi hipnokmunikasi secara langsung dan telenursing.