Perbedaan Pengaruh Pemberian Terapi Guided Imagery Dan Terapi Murottal Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Pasca Operasi Di Wilayah Kerja RSUD M.Natsir Kota Solok Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Putri, Widya Ananda
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Guided imagery, Murottal , Post Operasi.
DOI:
-
Abstract :
Pembedahan merupakan suatu teknik pengobatan yang memakai teknik invasif dengan cara membuka dan menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani, dan diakhiri dengan melakukan perbaikan yang berakhir dengan penutupan dan penjahitan luka. Didalam proses ini akan terjadi proses kimia di dalam tubuh sehingga akan menimbulkan respon nyeri. Penatalaksanaan nyeri terbagi dua yaitu farmakologis dan non-farmakologis, nonfarmakologis yaitu terapi guided imagery dan terapi murottal. Untuk itu tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian terapi guided imagery dan terapi murottal terhadap penurunan nyeri pasien pasca operasi di wilayah kerja RSUD M.Natsir kota solok tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan quasy-eksperiment dengan rancangan two-group pretest and posttest. Populasi sampel penelitian ini sebanyak 60 orang dengan teknik purposive sample 30 orang responden jenis pemberian terapi guided imagery
dan 30 orang responde jeis pemberian terapi murottal yang berusia 22-55 tahun untuk pemberian terapi selama 15-20 menit. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa NRS (Numeric Rating Scale). Analisa data yang dilakukan menggunakan uji wilcoxon dan uji mann whitney. Hasil penelitian ini menujukkan rata-rata skala nyeri reponden sebelum dan sesudah diberikan terapi guided imagery 5,00 dan 4,93 dan rata-rata skala nyeri responden sebelum dan sesudah diberikan terapi murottal 4,97 dan 4,80. Hasil uji diperoleh p-value sebesar 0,011(
Download From Google Drive