Hubungan Status Gizi Dan Aktifitas Fisik Dengan Resiko Demensia Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Handayani, Endang Putri
Advisor:
Mardison, Lydia
Rahmiwati
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Aktivitas Fisik, Status Gizi, Demensia.
DOI:
-
Abstract :
Demensia merupakan kumpulan gejala yang di sebabkan oleh beberapa penyakit atau kondisi tertentu sehingga terjadi perubahan kepribadian dan tingkah laku, demensia juga sangat berkaitan dengan lanjut usia. Lanjut usia yang berumur > 60 tahun lebih beresiko terkena penyakit demensia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat demensia pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh (38,3%) responden memiliki status gizi normal, lebih dari separuh (73,3%) responden mandiri dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari, dan hampir separuh (43,3%) responden tidak mengalami demensia/ normal. Hasil uji statistic menunjukkan ada hubungan antara status gizi (p=0,002) dan aktivitas fisik sehari-hari (p=0,029) dengan tingkat demensia pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu Batu Sangkar. Kesimpulan penelitian bahwa status gizi dan aktivitas fisik sehari-hari berhubungan dengan tingkat demensia pada lansia. Diharapkan kepada pihak pelayanan kesehatan untuk selalu melakukan pengontrolan dan upaya pengecekan kondisi kesehatan lansia yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu Batu Sangkar secara rutin, agar kondisi kesehatan lansia selalu terpantau dan mendapatkan penanganan medis sejak dini jika ditemukan kondisi-kondisi permasalahan kesehatan pada lansia.