Uji Aktivitas Gel Nanopartikel Gambir Terhadap Tikus Putih Jantan Model Dermatitis Atopik

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Fikri, Abdullah
Advisor:
Andika, Miming
Saputra, Harry Ade
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dermatitis atopik, antiinflamasi, gel nanogambir.
DOI:
-
Abstract :
Dermatitis atopik merupakan penyakit dengan prevalensi yang meningkat 2-3 kali lipat pada negara maju dan berkembang selama 3 dekade terakhir. Dermatitis atopik adalah kelainan kulit kronis yang disertai inflamasi serta rasa gatal yang hebat, gejala khas pada penderita dermatitis atopik seperti kulit kering. Masyarakat provinsi Sumatera Barat, terutama di daerah Siguntur mengolah gambir secara tradisional sebagai pengobatan diare, sakit kepala, disentri, sariawan dan penyakit kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat aktivitas antiinflamasi gel nanogambir dengan konsentrasi 1% dan 7,5% pada tikus yang diinduksi putih telur. Data dianalisis menggunakan uji one way Anova dan kruskal-wallis serta dilanjutkan uji Mann-Whitney serta Bonferroni. Pada ketebalan epidermis hasil uji one way Anova menunjukkan kelompok negatif tidak memiliki perbedaan signifikan dengan basis gel namun berbeda signifikan dengan kelompok normal, positif, gel nanogambir 1% dan 7,5%. Pada jumlah sel makrofag berdasarkan uji one way Anova menunjukkan kelompok negatif tidak berbeda nyata dengan kelompok basis gel dan gel nanogambir 1% namun berbeda nyata dengan normal, kelompok positif, gel nanogambir 7,5%. Pada jumlah sel mastosit dan kepadatan serat kolagen hasil uji kruskal-wallis dan Mann-Whitney menunjukkan kelompok negatif tidak berbeda nyata dengan basis gel namun berbeda nyata dengan kelompok normal, positif, gel nanogambir 1% dan 7,5%. Berdasarkan hasil diatas ditarik kesimpulan gel nanogambir memiliki efek sebagai antiinflamasi terhadap tikus putih jantan model dermatitis atopik.
Download From Google Drive