Hubungan Sosiodemografi Dan Perilaku Dengan Ketepatan Penggunaan Obat Antihiperlipidemia Tanpa Resep Dokter Pada Salah Satu Apotek Di Kota Bukittinggi Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Alyani, Mutiara Denisa
Advisor:
Sulung, Neila
Hasanah Rizqa
Hasanah Rizqa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hiperlipidemia, sosiodemografi pasien, pengetahuan, sikap, ketepatan penggunaan obat.
DOI:
-
Abstract :
Hiperlipidemia adalah tingginya kadar lemak (kolesterol, trigliserida maupun keduanya) dalam darah. Lemak disebut juga lipid ialah zat yang kaya energi, yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan soisodemografi perilaku dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia secara bebas di salah satu Apotek Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dengan metode metode accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 25 februari-4 april 2023 di salah satu Apotek Kota Bukittinggi. Populasi pada penilitian ini adalah seluruh pasien penderita hiperlipidemia yang datang dan berobat ke salah satu Apotek Kota Bukittinggi. Sampel yang di dapat selama penelitian berjumlah 71 orang. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, yang kemudian di analisis menggunakan chi-square. Hasil dari penelitian menunjukkan analisa bivariat tidak ada hubungan antara umur dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia (p=0.640), ada hubungan antara jenis kelamin dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia (p=0.017, OR=0.250), ada hubungan antara pendidikan dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia (p=0.000, OR=9.844), tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia (p=0.520, OR=0,561), ada hubungan antara pengetahuan dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia (p=0.000, OR=7.309), ada hubungan antara sikap dengan ketepatan penggunaan obat hiperlipidemia (p=0.002, OR=5.878). Kesimpulan dari penelitian ini hal yang berhubungan dengan ketepatan adalah jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan sikap pasien, yang menunjukkan adanya keterkaitan dengan aspek kognitif serta afektik responden. Saran dari peneliti ialah diharapkan masyarakat tetap konsisten dalam mematuhi anjuran penggunaan obat hiperlipidemia.