Analisis Kadar Total Fenolik Sediaan Teh Herbal Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Jahe Merah (Zingiber Officinale)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Sari, Lidia Purnama
Advisor:
Yesti, Yulia
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kulit Buah Naga Merah, Jahe Merah, Teh Herbal, Fenolik.
DOI:
-
Abstract :
Buah naga (dragon fruit) merupakan salah satu jenis tanaman buah yang memiliki daya tarik tersendiri. Secara umum buah naga mengandung vitamin B1, B2, B3 dan C, serta buah naga juga mempunyai zat sebagai antioksidan (sebagai obat) dan antosianin (sebagai zat pewarna alami). Tingkat pemanfaatan dari buah naga merah semakin meningkat tetapi hanya sebatas daging buahnya saja, sedangkan kulit buah naga merah kaya metabolit sekunder salah satunya adalah senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan. Oleh Karena itu dilakukan pengolahan menjadi sediaan dalam bentuk teh herbal. Dalam pembuatan teh herbal diperlukan penambahan flavouring agent yaitu jahe merah untuk penambahan rasa dan aroma. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kadar total fenolik pada sediaan teh herbal berbagai formulasi (9:1; 8:2; 7:3; 6:4; 5:5) dari kulit buah naga merah dan jahe merah dengan spektrofotometer UV-Vis. Analisis data menggunakan SPSS v16 dengan uji Kruskal Wallis dimana nilai signifikansi < yaitu 0.05, artinya H0 ditolak dimana terdapat perbedaan kadar fenolik dari setiap perbandingan. Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa teh herbal yang dikombinasikan dengan jahe merah memiliki kadar fenolik yang tinggi pada perbandingan 5:5 sebesar 82,425 %, dimana semakin banyak penambahan jahe merah pada sampel maka kadar fenolik semakin tinggi.
Download From Google Drive