Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn. Sy Dengan Tahap Perkembangan Viii Keluarga Dengan Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Kabupaten Agam Jorong Lukok Tahun 2023
Categorie(s):
Karya Ilmiah Akhir Ners
Author(s):
Mardhatillah, Azizah
Advisor:
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, Rebusan Jus Jahe Madu, Akupersure stres, Keluarga
DOI:
-
Abstract :
Keluarga sebagai hubungan yang saling keterkaitan dari adanya pertalian
darah, hubungan khusus maupun pernikahan dalam bentuk unit terkecil pada
masyarakat. Pada saat dilakukan pengkajian dengan Tn. Sy dan keluarga
didapatkan 3 masalah utama keperawatan keluarga yaitu Perilaku kesehatan
cenderung beresiko pada Tn. Sy. Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif
pada An. De dan Ketidakmampuan koping keluarga kepada Tn.Sy dan An. De.
Berdasarkan masalah keperawatan tersebut maka diberikanlah implementasi
komplementer yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga Tn.
Sy. Setelah dilakukan implementasi berupa pemberian terapi dengan
mengkonsumsi jus jahe dengan madu, frekuensi batuk Tn. Sy berubah dari 25 kali
sehari pada hari kedua menjadi 21 kali sehari di hari kempat. Kemudian setelah
terapi akupersure dengan An. De, di dapatkan perasaan tenang di hari kedua di
terapkannya titik. Pada keluarga Tn. Sy setalah diberikan teknik nafas dalam,
lebih merasa tenang saat sebelum tidur. Dan edukasi yang diberikan kepada
keluarga Tn. Sy untuk mengenali tahap perkembangan keluarga yang tengah
dijalani oleh keluarga secara bertahap keluarga mulai memahami proses keluarga.
Kesimpulan: Setelah dilakukan implementasi sesuai aplikasi jurnal, maka
didapatkan hasil bahwa asuhan keperawatan yang diberika
darah, hubungan khusus maupun pernikahan dalam bentuk unit terkecil pada
masyarakat. Pada saat dilakukan pengkajian dengan Tn. Sy dan keluarga
didapatkan 3 masalah utama keperawatan keluarga yaitu Perilaku kesehatan
cenderung beresiko pada Tn. Sy. Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif
pada An. De dan Ketidakmampuan koping keluarga kepada Tn.Sy dan An. De.
Berdasarkan masalah keperawatan tersebut maka diberikanlah implementasi
komplementer yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga Tn.
Sy. Setelah dilakukan implementasi berupa pemberian terapi dengan
mengkonsumsi jus jahe dengan madu, frekuensi batuk Tn. Sy berubah dari 25 kali
sehari pada hari kedua menjadi 21 kali sehari di hari kempat. Kemudian setelah
terapi akupersure dengan An. De, di dapatkan perasaan tenang di hari kedua di
terapkannya titik. Pada keluarga Tn. Sy setalah diberikan teknik nafas dalam,
lebih merasa tenang saat sebelum tidur. Dan edukasi yang diberikan kepada
keluarga Tn. Sy untuk mengenali tahap perkembangan keluarga yang tengah
dijalani oleh keluarga secara bertahap keluarga mulai memahami proses keluarga.
Kesimpulan: Setelah dilakukan implementasi sesuai aplikasi jurnal, maka
didapatkan hasil bahwa asuhan keperawatan yang diberika