Karakterisasi Ekstrak Air Dari Daun Gambir (Uncaria Gambir Roxb) Varietas Udang, Varietas Cubadak Dan Varietas Riau
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Arifadhil, M. Aufa
Advisor:
Saputra, Harry Ade
Rahmadasmi, Nola
Rahmadasmi, Nola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gambir, Katekin, Ekstraksi, Spesifik, Nonspesifik.
DOI:
-
Abstract :
Gambir (Uncaria gambir Roxb) merupakan salah satu produk komoditi pertanian asal Indonesia yang di ekspor keluar negeri. Kandungan senyawa utama yang terdapat didalam daun gambir adalah katekin. Kandungan katekin didalam daun gambir kadarnya sekitar 7-33%, penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas serta mutu ekstrak daun gambir dari tiga varietas berbeda tanaman gambir dengan melakukan pengujian spesifik dan pengujian nonspesifik esktrak daun gambir. Varietas gambir yang digunakan ialah varietas udang, varietas cubadak, varietas riau. Pengujian kadar rendemen ekstrak didapatkan rendemen ekstrak gambir udang 14,53%, ekstrak gambir cubadak 13,76% dan ekstrak gambir riau 12,71%. Pengujian organoleptik dari ketiga varietas gambir didapatkan ekstrak gambir udang berwarna jingga kemerahan, ekstrak gambir cubadak berwarna kuning kecoklatan dan ekstrak gambir riau berwarna kuning keemasan. Penetapan kadar katekin menggunakan spektrofotometer uv-vis didapatkan persentase kadar katekin ekstrak gambir udang 84%, ekstrak gambir cubadak 85% dan ekstrak gambir riau 87%. Pengujian mikroskopik ekstrak gambir ditemukan adanya fragmen pengenal katekin pada semua sampel yaitu kristal katekin berbentuk jarum, pengujian KLT ditemukan adanya noda tunggal pada masing-masing fraksi ekstrak dan standar katekin dengan nilai Rf 0,43. Penetapan kadar air diperoleh kadar air ekstrak gambir udang 6,54%, ekstrak gambir cubadak 7,11% dan ekstrak gambir riau 2,17%. Penetapan kadar abu total diperoleh kadar abu ekstrak gambir udang 0,57%, ekstrak gambir cubadak 0,54% dan ekstrak gambir riau 0,43%. Penetapan kadar abu tidak larut asam diperoleh kadar abu ekstrak gambir udang 0,28%, ekstrak gambir cubadak 0,18% dan ekstrak gambir riau 0,31%. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun gambir varietas riau mempunyai mutu serta kualitas yang paling baik dengan kandungan kadar katekin paling tinggi.