Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn.B Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang Tahun 2023
Categorie(s):
Karya Ilmiah Akhir Ners
Author(s):
Nisa, Khaira
Advisor:
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Komplementer, Akupresure
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi juga menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang semakin
mempercepat proses aterosklerosis serta kerusakan organ, seperti cedera retina, gagal
ginjal, stroke, dan aneurisma serta diseksi aorta. Data yang didapat dari dinas
kesehatan Provinsi Sumatra Barat pada tahun 2018, Hipertensi termasuk urutan ke 3
penyakit terbanyak di Sumatra Barat dengan angka kejadian 248.964 (13,8 % ).
Penatalaksanaan Hipertensi dengan terapi nonfarmakologi diantaranya diet rendah
garam, olaraga yang teratur, mengurangi komsumsi alcohol dan pengobatan
komplementersehingga menjadi pilihan masyarakat untuk mengatasi
Hipertensi.Pengobatan secara non farmakologi dapat dilakukan dengan menggunakan
pengobatan komplementer yaitu dengan terapi akupresure untuk menurunkan tekanan
darah.Terapi akupresur adalah suatu bentuk fisioterapi dengan memberikan pijatan
dan stimulasi pada titik atau titik tertentu pada tubuh (Saputra & Mulyadi, 2020).
Akupresur dilakukan dengan cara menekan atau memberikan getaran selama 15-20
detik pada setiap tempat atau titik. Teknik ini sangat efisien dan relatif aman karena
tidak dilakukan secara invasif atau melukai kulit tubuh.
mempercepat proses aterosklerosis serta kerusakan organ, seperti cedera retina, gagal
ginjal, stroke, dan aneurisma serta diseksi aorta. Data yang didapat dari dinas
kesehatan Provinsi Sumatra Barat pada tahun 2018, Hipertensi termasuk urutan ke 3
penyakit terbanyak di Sumatra Barat dengan angka kejadian 248.964 (13,8 % ).
Penatalaksanaan Hipertensi dengan terapi nonfarmakologi diantaranya diet rendah
garam, olaraga yang teratur, mengurangi komsumsi alcohol dan pengobatan
komplementersehingga menjadi pilihan masyarakat untuk mengatasi
Hipertensi.Pengobatan secara non farmakologi dapat dilakukan dengan menggunakan
pengobatan komplementer yaitu dengan terapi akupresure untuk menurunkan tekanan
darah.Terapi akupresur adalah suatu bentuk fisioterapi dengan memberikan pijatan
dan stimulasi pada titik atau titik tertentu pada tubuh (Saputra & Mulyadi, 2020).
Akupresur dilakukan dengan cara menekan atau memberikan getaran selama 15-20
detik pada setiap tempat atau titik. Teknik ini sangat efisien dan relatif aman karena
tidak dilakukan secara invasif atau melukai kulit tubuh.