Uji Efektivitas Ekstrak Etanol 70% Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R.Forst & G.Forst ) Terhadap Aterosklerosis Pada Burung Puyuh Jantan Hitam (Cortunix Japonica)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Latyfa’aini
Advisor:
Oktavianis
Andika, Miming
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ekstrak Daun Matoa, Aterosklerosis, Hiperkolesterolemia Burung Puyuh Jantan Hitam.
DOI:
-
Abstract :
Aterosklerosis adalah kondisi menumpuknya plak (lemak) yang berwarna putih
atau putih kekuningan pada lapisan dalam pembuluh arteri. Umumnya pembuluh arteri yang lebih sering terkena aterosklerosis adalah pembuluh arteri utama yaitu aorta dan cabang-cabang lainnya. Aterosklerosis cenderung meningkatkan tekanan darah yang diakibatkan oleh penyempitan lumen pembuluh darah dan dapat mengurangi elastisitasnya. Meningkatnya kadar kolesterol dalam darah juga menyebabkan terjadinya penyakit stroke, karena kadar kolesterol juga berperan dalam penumpukan plak (lemak) dalam pembuluh darah, jika kolesterol meningkat maka resiko terkena aterosklerosis juga meningkat. Subjek berupa burung puyuh jantan hitam yang berumur 2-3 bulan dengan berat badan 100 g 200 g, sebanyak 30 ekor, diinduksi dengan PTU dan MLT selama 35 hari. burung puyuh jantan hitam dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari 6 ekor burung puyuh, yaitu kelompok positif, kelompok negatif, kelompok pembanding, kelompok EDM 50 mg/KgBB,
kelompok EDM 150 mg/KgBB, kelompok EDM 300 mg/KgBB. Analisa data uji statistik menggunakan One Way ANOVA. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan dengan p value (< 0,05), antara pemberian ekstrak daun matoa terhadap penurunan kadar kolesterol total darah, LDL, HDL, VLDL, trigliserida dan histopatologi burung puyuh jantan hitam. Penurunan pada kadar kolesterol total dapat mempengaruhi gambaran histopatologis pembuluh darah aorta yaitu luas lumen pembuluh darah aorta secara signifikan (P
Download From Google Drive