Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema Canescens J) Terhadap Aterosklerosis Pada Burung Puyuh Jantan Hitam (Coturnix Japonica)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Jannah, Ghina Raudhatul
Advisor:
Hasnita, Evi
Andika, Miming
Andika, Miming
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Burung Puyuh, Aterosklerosis, daun sungkai, hiperkolesterolemia.
DOI:
-
Abstract :
Hiperkolesterolemia merupakan keadaan dimana tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Tinggi nya kadar kolesterol didalam darah akan menyebabkan penimbunan lemak dalam pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis. Komplikasi yang terpenting dari aterosklerosis adalah penyakit jantung koroner, dan gangguan pembuluh darah perifer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas ekstrak etanol daun sungkai (Peronema canescens J.) terhadap aterosklerosis dan histopatologi pada
pembuluh darah aorta burung puyuh jantan hitam. Berdasarkan hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun sungkai secara maserasi menunjukkan positif kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Perlakuan yang diberikan pada kelompok positif yaitu diberikan MLT + PTU + Na CMC 0,5%, kelompok negatif diberikan pakan standar, kelompok pembanding diberikan MLT + PTU + Simvastatin 10 mg/kgBB, dan kelompok ekstrak daun sungkai dosis 1, 2, dan 3 diberikan MLT + PTU + ekstrak dengan masingmasing dosis 4.5 mg/kgBB, 13.5 mg/kgBB, dan 27 mg/kgBB. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis statistik Two Way Anova dan uji lanjut Duncan. Berdasarkan hasil analisis statistik Two Way Anova bahwa variasi dosis ekstrak etanol daun sungkai memiliki efektivitas terhadap penurunan kadar kolesterol total. Dosis yang efektif terhadap penurunan kadar kolesterol total, TG, LDL dan VLDL adalah EDS 3 dosis 27 mg/kgBB. Penurunan pada kadar kolesterol total dapat mempengaruhi gambaran histopatologis pembuluh darah aorta yaitu luas lumen pembuluh darah aorta secara signifikan (P
pembuluh darah aorta burung puyuh jantan hitam. Berdasarkan hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun sungkai secara maserasi menunjukkan positif kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Perlakuan yang diberikan pada kelompok positif yaitu diberikan MLT + PTU + Na CMC 0,5%, kelompok negatif diberikan pakan standar, kelompok pembanding diberikan MLT + PTU + Simvastatin 10 mg/kgBB, dan kelompok ekstrak daun sungkai dosis 1, 2, dan 3 diberikan MLT + PTU + ekstrak dengan masingmasing dosis 4.5 mg/kgBB, 13.5 mg/kgBB, dan 27 mg/kgBB. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis statistik Two Way Anova dan uji lanjut Duncan. Berdasarkan hasil analisis statistik Two Way Anova bahwa variasi dosis ekstrak etanol daun sungkai memiliki efektivitas terhadap penurunan kadar kolesterol total. Dosis yang efektif terhadap penurunan kadar kolesterol total, TG, LDL dan VLDL adalah EDS 3 dosis 27 mg/kgBB. Penurunan pada kadar kolesterol total dapat mempengaruhi gambaran histopatologis pembuluh darah aorta yaitu luas lumen pembuluh darah aorta secara signifikan (P