Analisa Hygiene Sanitasi Pada Pedagang Bakso Di Kota Bukittinggi Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yolanda, Nofri
Advisor:
Oktavianis
Husna, Riyana
Husna, Riyana
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hygiene Sanitasi, Pedagang Bakso.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan laporan UPT Badan POM Provinsi Sumatera Barat tahun 2021, Kejadian Luar Biasa Keracunan akibat Pangan (KLBKP) masih terus terjadi di masyarakat. Setiap ada 1 (satu) kasus keracunan, berarti ada 99 kasus lainnya yang tidak dilaporkan. Untuk itu tujuan penelitian ini menganalisa hygiene sanitasi pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah survey yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang bakso yang memiliki lokasi atau tempat jualan yang menetap (toko) di Kota Bukittinggi yaitu sebanyak 40 tempat (responden/ penjamah). Sampel penelitian diambil secara total sampling atau jumlah sampel sama dengan populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dari pengisian kuesioner diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 80,0% hygiene penjamah makanan pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi masuk dalam kategori kurang baik, 65,0% hygiene peralatan makanan pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi masuk dalam kategori kurang baik, 95,0% hygiene penyajian makanan pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi masuk dalam kategori kurang baik, dan 60,0% hygiene sanitasi sarana penjaja pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi masuk dalam kategori baik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sanitasi sarana penjaja makanan pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi sudah baik. akan tetapi hygiene penjamah makanan, hygiene peralatan makanan dan hygiene penyajian makanan pada pedagang bakso di Kota Bukittinggi mayoritas masih berada pada kategori kurang baik. Saran bagi Pemerintah perlu melakukan pengawasan dan pemantauan secara rutin terhadap praktik higiene sanitasi makanan jajanan khususnya pedagang bakso yang ada di Kota Bukittinggi.