Pengaruh Metode Simulasi Dengan Media Kartu Edukasi Ibu Tanggap Gizi Anak (IBTANGAN) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Untuk Pencegahan Stunting Di Puskesmas Tarok Kota Payakumbuh Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Gustina, Azizah
Advisor:
Susanty, Shantrya Dhelly
Akbar, Fauzan
Akbar, Fauzan
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stunting, Kartu Edukasi, Pengetahuan.
DOI:
-
Abstract :
Stunting adalah adalah kondisi gagal tumbuh dan kembang pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya, dan terhambatnya perkembangan otak dan metabolisme tubuh.. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode simulasi dengan media kartu edukasi ibu tanggap gizi anak (IBTANGAN) terhadap peningkatan pengetahuan ibu untuk pencegahan stunting di puskesmas tarok kota Payakumbuh Metode yang digunakan Quasi exsperimen yaitu dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu One Group Pre-Post Test Design. Artinya rancangan ini tidak memiliki kelompok control, desain penelitian ini melibatkan satu kelompok. Teknik pengambilan data Purposive Sampel yaitu pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan peneliti sendiri. dengan jumlah sampel 20 orang ibu hamil trimester dua dan trimester tiga , Metode analisis yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian adanya peningkatan rata-rata pengetahuan ibu hamil sebelum 6.45 dengan sesudah 9.75 diberikan promosi kesehatan menggunakan kartu edukasi, dengan uji statistik menunjukkan bahwa p value 0.000 < a (0.05) yang artinya ho ditolak ha diterima ada pengaruh metode simulasi dengan media kartu edukasi ibu tanggap gizi anak (IBTANGAN) terhadap peningkatan pengetahuan ibu untuk pencegahan stunting . Kesimpulan adanya pengaruh metode simulasi dengan media kartu edukasi ibu tanggap gizi anak (IBTANGAN) terhadap peningkatan pengetahuan ibu untuk pencegahan stunting di puskesmas tarok kota Payakumbuh. Saran diharapkan dapat memberikan masukan bagi puskesmas tarok khususnya pemegang program promosi kesehatan yang agar meningkatkan inovasi dalam melakukan penyuluhan menggunakan media kartu edukasi.