Pengaruh Pemberian Cuka Apel Dan Garam Dalam Pengurangan Residu Pestisida Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annum L.) Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Ayni, Sandratul
Advisor:
Fatma, Fitria
Aprilliani, Cici
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pestisida, Cabai Merah, Cuka Apel, Garam.
DOI:
-
Abstract :
Pestisida merupakan bahan sintetik yang mengandung bahan kimia berbahaya yang digunakan pada pertanian salah satunya cabai merah. Data World Health Organization (WHO) tahun 2014 mencatat 80% terjadi di negara berkembang. Kasus yang disebabkan jika mengkonsumsi hasil panen yang mengandung residu pestisida berlebihan adalah kanker. Yaitu kanker payudara sebesar 43,3%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Cuka Apel Dan Garam Dalam Pengurangan Residu Pestisida Pada Tanaman Cabai Merah Tahun 2023. Jenis penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan observasional dan eksperimen murni uji laboratorium dengan Paired T-test. Sampel cabai merah digunakan sebanyak 1050 gr pada bulan juli di laboratorium dengan variasi waktu 10, 15 dan 20 menit. Berdasarkan uji statistic sebelum perlakuan didapatkan rata-rata residu pestisida sebanyak 0,544 mg/kg, setelah pemberian cuka apel dengan waktu 10 menit 0,255 mg/kg, 15 menit 0,345 mg/kg, dan waktu 20 menit 0,459 mg/kg. Pemberian garam dengan waktu 10 menit di dapatkan 0,524 mg/kg, waktu 15 menit 0,458 mg/kg dan waktu 20 menit 0,407 mg/kg. Kesimpulan penelitian ini dari ke 7 sampel menggunakan cuka apel dan garam di dapatkan p-value = 0,000 ( Ho Ditolak). Artinya adanya pengaruh pemberian cuka apel dan garam dalam pengurangan residu pestisida pada cabai merah. Diharapkan agar masyarakat sebelum mengkonsumsi cabai merah mencuci menggunakan cuka apel atau garam untuk mengurangi residu pestisida.
Download From Google Drive