Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lintau Buo Utara I
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Olivia, Desi
Advisor:
Hasnita, Evi
Novela, Vina
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Balita, Diare, Pengetahuan, Perilaku, Sanitasi.
DOI:
-
Abstract :
Diare merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak. Menurut WHO tahun 2018 sekitar 760.000 anak mengalami kematian setiap tahun. Pada wilayah Puskesmas Lintau Buo Utara I diare pada balita sebanyak 147 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, kepemilikan jamban, dan sumber air bersih dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lintau Buo Utara I. Metode penelitian yaitu kuantitatif bersifat survey analitik obervasional dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 90 ibu balita dengan uji statistik chi square ( = 0.05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan nilai p = 0.004 < 0.05 (), ada hubungan kebiasaan cuci tangan pakai sabun dengan nilai p = 0.031 < 0.05 (), ada hubungan kepemilikan jamban sehat dengan nilai p = 0.016 < 0.05 (), tidak ada hubungan sumber air dengan nilai p = 0.17 > 0.05 () dengan kejadian diare pada balita. Kesimpulan yang didapatkan adalah pengetahuan ibu adalah variabel yang paling berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lintau Buo Utara I. Untuk itu diharapkan kepada pemegang program diare untuk lebih meningkatkan penyuluhan dan edukasi terhadap ibu balita tentang faktor penyebab diare.