Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Febrizal, Finna Milanda
Advisor:
Nurdin
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
DBD, Pemberantasan Sarang Nyamuk, Kawat, Kepadatan Jentik, ABJ.
DOI:
-
Abstract :
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh Aedes aegypti dan disebabkan oleh virus dengue serta menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. Kasus DBD di Kota Padang mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2022 sebanyak 824 kasus disbanding tahun 2021 sebanyak 366 kasus. Jumlah kasus DBD yang paling banyak berada di Kecamatan Kuranji sebanyak 145 kasus. Wilayah kerja Puskesmas Belimbing menyumbang paling banyak kasus DBD sebanyak 53 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan case control. Sampel kasus sebanyak 53 orang dan kontrol 53 orang, total 106 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, checklist, dan observasi. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan antara Pemberantasan Sarang Nyamuk (p= 0,000) dan pemakaian kawat kasa nyamuk (p= 0,05) dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2023. Sedangkan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p=0,373), sikap (p=0,078), kebiasaan menggantung pakaian (0,675) dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2023. Bagi Masyarakat, perlu peningkatan upaya pencegahan DBD, seperti melakukan pemberantasan sarang nyamuk serta memasang kawat kasa nyamuk dalam rangka pencegahan dan pengendalian DBD.
Download From Google Drive