Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Kejadian Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Fira Meldi Yanti
Advisor:
Hasnita, Evi
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Paparan Asap Rokok, PPOK.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah suatu keadaan yang ditandai oleh keterbatasan udara yang tidak sepenuhnya reversible. Keterbatasan aliran udara ini biasanya progresif dan disertai respon inflamasi abnormal paru terhadap partikel atau gas toksik. PPOK merupakan sebuah kelompok penyakit dengan segala klinis bronchitis kronis dan emfisema di Rumah Sakit Paru dan sering penyebab yang ditemukan terjadi pada kelompok perokok. Penelitian ni bertujuan untuk mengetahui paparan asap rokok dengan kejadian penyakit paru obstruksi kronis (PPOK)di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke Poli Paru yaitu sebanyak 1.106 kunjungan perbulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan besaran sampel sebanyak 92 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner paparan asap rokok dan observasi kejadian PPOK. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34,8% responden merupakan pasien PPOK dan 66,3% responden dengan paparan asap rokok tinggi. Berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan nilai p = 0,012 ( p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa paparan asap rokok berhubungan signifikan dengan kejadian PPOK. Maka dari itu diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk selalu menggiatkan upaya promosi kesehatan tentang bahaya asap rokok bagi kesehatan, terutama bagi kesehatan organ pernafasan