Analisis Program Pengelolaan Sampah Di Wilayah Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Elda, Sa’diah Putri
Advisor:
Yasril, Abdi Iswahyudi
Aprilliani, Cici
Aprilliani, Cici
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Sampah, Pengelolaan sampah, Bank Sampah.
DOI:
-
Abstract :
Pengelolaan Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat. Pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Pengelolaan sampah ini berupa bank sampah, Bank sampah merupakan suatu tempat di mana terjadi kegiatan pelayanan terhadap penabung sampah yang dilakukan oleh teller bank sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program pengelolaan sampah di wilayah Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2023 mengenai sampah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan studi fenomenologi yaitu penelitian yang bermaksud untuk Memahami fenomena tentang apa yang di alami oleh subjek penelitian. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April, di Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman tahun 2023. Yang terdiri dari komponen input, proses, dan output serta Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Berdasarkan hasil wawancara mendalam ditemukan bahwa pengelolaan bank sampah itu tidak berjalan lagi karena kepengurusannya sudah berakhir dana, sarana yang belum memadai untuk pelaksanaan program tersebut. Dimana dana khusus untuk pengelolaan sampah ini belum ada dan sarana mobilisasinya juga banyak yang rusak seperti bak sampah ataupun container. Simpulan dalam penelitian ini adalah program pengelolaan sampah sudah berjalan cukup baik sebelumnya, karena sekarang ini program tersebut tidak berjalan lagi disebabkan oleh pengelolanya yang tidak berkontribusi lagi serta kepengurusan program ini sudah habis dan sarana maupun dana yang tidak memadai lagi.