Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Retensio Plasenta Di RSUD Sijunjung Tahun 2019-2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Surya, Nofita
Advisor:
Nurhayati
Putri, Nita Tri
Putri, Nita Tri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Retensio Plasenta, Umur, Paritas.
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO tahun 2020 angka kematian ibu sebesar 295.000 kematian, 15- 20% terjadi karena retensio plasenta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio plasenta di RSUD Sijunjung tahun 2019- 2022. Jenis penelitian kuantitatif survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel Independent dalam penelitian ini adalah umur, paritas, riwayat kuretase, jarak persalinan, riwayat sectio caesarea dan status anemia, sedangkan variabel dependent dalam penelitian ini adalah kejadian retensio plasenta. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.866 persalinan. Jumlah sampel sebanyak 329 dengan Purposive Sampling. Hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio plasenta di RSUD Sijunjung tahun 2019-2022 adalah faktor umur (p-value 0,031 dan OR 1,784), paritas (p-value 0,041 dan OR 1,684), riwayat kuretase (p value 0,014 dan OR 0,524), jarak persalinan (p-value 0,000 dan OR 2,669) dan status anemia (p-value 0,020 dan OR 0,553). Faktor jarak persalinan dengan nilai p-value 0,000 (5 tahun) berpeluang 2,67 kali lebih besar mengalami retensio plasenta. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio plasenta di RSUD Sijunjung tahun 2019-2022 adalah umur, paritas, riwayat kuretase, jarak persalinan dan status anemia. Disarankan kepada institusi kesehatan meningkat pelayanan kunjungan ANC dan memberikan informasi penyuluhan terkait pemeriksaaan rutin kehamilan dan tanda bahaya persalinan.