Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Puskesmas Mandiangin Bukittinggi Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Deliyana
Advisor:
Oktavianis
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dukungan Suami, MKJP, Pengetahuan, Sikap.
DOI:
-
Abstract :
Mengendalikan jumlah penduduk merupakan salah satu upaya memerintah dalam menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan penduduk di segala usia. Penggunaan KB yang paling dominan digunakan adalah metode KB hormonal, sedangkaan penggunaan metode kontrasepsi jangan panjang masih relatif rendah. Tujuan penelutian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Mandiangin Bukittinggi Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan akan di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Bukittinggi pada bulan Juni-Agustus tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur dengan akseptor aktif KB. Sampel penelitian berjumlah 89 PUS dihitung menggunakan rumus Lemeshow, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dan data dianalis univariat dan bivariat sehingga di uji menggunakan uji-Chi-square. Hasil analisis univariat menyatakan bahwa mayoritas responden yang menggunakan metode kontrasepsi Non-MKJP (76,4%), pengetahuan kurang (51,7%), bersikap negatif (48,3%), tidak mendapat dukungan suami (50,6%) dan memiliki sosial budaya kurang baik (51,7%). Hasil analisis bivariat menyatakan bahwa terdapat hubungan paritas (0,027), pengetahuan (0,002), sikap (0,001), dukungan suami (0,040), social budaya (0,030%) dan KIE KB (0,027) dengan penggunaan KB MKJP. Kesimpulan penelitian bahwa sikap merupakan variabel yang paling berhubungan terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Disarankan agar PUS dapat memperoleh informasi yang lebih dalam lagi mengenai penggunaan MKJP.
Download From Google Drive