Analisis Implementasi Program Bapak Asuh Anak Stunting (Baas) Sebagai Upaya Penurunan Kejadian Stunting Di Kota Padang
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Majid, Naghmah
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kebijakan, stunting, implementasi, bapak asuh.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan hasil SSGI tahun 2022 angka balita stunting di Kota Padang sebesar 19,5%. Bila dibandingkan dengan tahun lalu prevalensi stunting di Kota Padang 18,9 %, ini membuktikan adanya peningkatan sekitar 0,6%. Kenaikan yang terjadi mengambarkan masih perlu kerja keras bersama dalam penurunan angka stunting di Kota Padang. Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 sebagai upaya penurunan kejadian kasus stunting termasuk di Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi program Bapak Asuh Anak Stunting yang ditinjau dari pendistribusian bantuan yang diberikan oleh bapak asuh kepada sasaran stunting. Metode penelitian kualitatif dengan melakukan indepth interview dan observasi, informan dipilih secara purposive sampling sebanyak 8 orang yang terlibat dalam implementasi program Bapak Asuh Anak Stunting. Komponen yang diteliti adalah input (kebijakan, sumber daya manusia, pembiayaan, metode), proses (pelaksanaan dan monitoring dan evaluasi) dan output (capaian penurunan stunting). Hasil : komponen input ; adanya Modul BAAS sebagai pedoman pelaksanaan program, sumber daya manusia masih belum mencukupi, tidak ada dana khusus BAAS, dan sarana prasarana masih kurang. Komponen proses ; pendistribusian dilakukan sesuai dengan Modul BAAS, pendataan yang belum merata. Komponen output ; program bedah rumah sehat, pembangunan jambanisasi, sanitasi air bersih, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, baduta dan balita, adanya DASHAT dan pos gizi untuk edukasi stunting dan edukasi pengolahan bahan pangan yang akan dikonsumsi oleh anak stunting.