Faktor Yang Berhubungan Dengan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Dimasa Pendemi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Musdariza, Hanipah Septi
Advisor:
Noflindaputri, Resty
Medhyna, Vedjia
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Balita, Imunisasi Dasar Lengkap, Sikap.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data yang diperoleh dari Kemenkes, cakupan imunisasi dasar lengkap tahun 2020-2021 cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi turun drastis. Pada 2021 imunisasi ditargetkan 93% namun cakupan yang dicapai 84%. Ada sekitar lebih dari 1,7 juta bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap pada Balita dimasa pendemi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain analitik pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12-59 bulan sebanyak 968 orang. Penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2021. Sampel pada penelitian ini sebanyak 91 orang. Pengambilan sampel dengan cluster random sampling, data dianalisis secara Univariat dan Bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa lebih dari separuh ibu memiliki pengetahuan yang kurang (53,8%), menunjukkan sikap yang negatif(56%), peran tenaga kesehatan yang aktif(100%), dukungan keluarga yang tinggi(100%) dan ibu tidak memberikan imunisasi dasar yang lengkap pada balita(53,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara vi pengetahuan ibu(Pvalue = 0,003) dan sikap ibu (Pvalue = 0,0001) dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita dimasa pandemi. Jadi, sikap ibu paling berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita dimasa pandemi. Diharapkan bagi ibu untuk menambah wawasannya dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita dimasa pandemi untuk mengubah sikapnya yang negatif menjadi positif meskipun dalam masa pandemi, imunisasi juga penting dilaksanakan untuk meningkatkan imunitas balita terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.