Hubungan Kunjungan Posyandu, Pola Makan Dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Terhadap Berat Badan Balita di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Gusmiati, Rahmi
Advisor:
Mardiah, Ainal
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pertambahan berat badan, Balita, Puskesmas.
DOI:
-
Abstract :
Berat badan digunakan untuk mendiagnosa bayi normal atau BBLR. Pada masa balita, berat badan dapat dipergunakan untuk melihat laju pertumbuhan fisik maupun status gizi, kecuali terdapat kelainan klinis seperti dehidrasi, asites, edema, dan adanya tumor. Menurut WHO, memperkirakan bahwa 54% kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Sementara masalah gizi di Indonesia mengakibatkan lebih dari 80% kematian anak. diatas Penulis tertarik menarik judul hubungan kunjungan posyandu dan pengetahuan ibu tentang gizi terhadap berat badan balita di Puskesmas Tigo Baleh. Tujuan penelitian untuk hubungan kunjunngan posyandu, pola makan dan pengetahuan ibu tentang gizi terhadap berat badan balita di Puskesmas Tigo Baleh. Jenis penelitian yang dipakai peneliti adalah deskriptif analitik dengan desain case control dengan populai pada penelitian ini adalah balita dengan jumlah populasi 1498 balita dan sampel yang digunakan adalah balita yang tidak naik berat badannya dengan jumlah sampel 58 balita. Hasil penelitian sebagian besarnya yaitu sebanyak 42 (72,4%) kasus kunjungan posyandu aktif dan 47 (81%) kontrol kunjungan posyandu aktif, sebagian yaitu sebanyak 31(53,4%) kasus pengetahuan gizi tinggi dan 46(79,3%) kontrol pengetahuan gizi tinggi, sebagian yaitu sebanyak 50(86,2%) kasus pola makan kurang tepat dan 32(55,2%) Kontrol pola makan tepat. Analisa bivariate didapatkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kunjungan posyandyu dengan berat badan pada balita nilai p-value = 0,379 ( p > 0,05), adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan berat badan pada balita nilai p-value = 0,003 (p(p
Download From Google Drive