Analisis Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Kunjungan Posyandu di Kelurahan Parupuk Tabing Kota Padang Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Usna, Vitratul
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Posyandu, Pemberdayaan Masyarakat, Balita.
DOI:
-
Abstract :
Posyandu yaitu suatu tempat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memberikan bimbingan yang tepat dari instansi pemerintah. Kunjungan ke posyandu terdapat pada teratai 4, 16, 17 dan 18 Kelurahan Parupuk Tabing Kota Padang Tahun 2023. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyebab kurangnya kunjungan masyarkat ke posyandu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari 1 orang lurah, 4 orang nakes, 4 orang kader dan 8 orang masyarakat. Pengambilan data yaitu wawancara dengan informan utama dengan instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa wawancara, dokumentasi dan hasil observasi terkait pelayanan pemeriksaan kesehatan diposyandu yang dilakukan pengobatan, penimbangan dan imunisasi. Dari hasil wawancara diketahui bahwa kebijakan dalam pelaksanaan Posyandu yaitu Kebijakan dari pusat dan Walikota yang sudah berjalan sesuai dengan undang-undang kesehatan. SDM sudah mencukupi seperti adanya bidan, petugas gizi dan kader disetiap meja Posyandu. Sarana dan prasarana tentang pemberdayaan masyarakat belum memadai karena belum permanen dan masih kurangnya peralatan kesehatan karena ada yang rusak. Promosi kesehatan dilakukan melalui sosialisasi kepada kader dan masyarakat. Pendanaan pelaksanaan posyandu di dapatkan dari BOK, BLUD yang dirasa belum cukup sedangkan dana kelurahan untuk kader. Untuk Kebijakan sudah sesuai dan SDM juga cukup namun untuk sarana dan prasarana belum memadai, bangunan belum ada dan juga peralatan banyak yang rusak. Sudah dilakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kunjungan balita ke posyandu seperti pemberian makan tambahan namun belum berhasil. Dapat disimpulkan bahwa posyandu sudah cukup melakukan inisiatif untuk membuat masyarakat datang ke posyandu namun masyarkat banyak yang tidak datang karena urusan pekerjaan serta kurangnya pengetahuan akan pentingnya posyandu bagi balita.