Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Balita Ke Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto Kota Padang Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wati
Advisor:
Hasnita, Evi
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Faktor – faktor Kunjungan Balita.
DOI:
-
Abstract :
Jumlah cakupan kunjungan balita di Kota Padang di akhir tahun 2019 (79 %), tahun 2020 (81.3%), serta tahun 2021 (90%). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan balita ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto Kota Padang Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain cross sectional. Variabel dependent kunjungan balita dan variabel independent pengetahuan, sikap, status sosial ekonomi, dukungan suami, dukungan petugas kesehatan, pola pengasuhan. Penelitian telah dilakukan pada Februari - Juli 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto. Populasi adalah seluruh ibu balita usia 1 s/d 5 tahun berjumlah 1339 orang, dengan teknik purposif sampling berjumlah 93 orang. Data diolah secara komputerisasi dan dianalisis dengan univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square. Hasil penelitian lebih dari separuh 64,5% responden tidak aktif melakukan kunjungan balita, lebih dari separuh 64,5% responden pengetahuan rendah, lebih dari separuh 51,6% responden sikap positif, Hampir separuh 94,6% responden status sosial ekonomi bawah, lebih dari separuh 60,2% responden dukungan keluarga negatif, lebih dari separuh 60,2% responden dukungan tenaga kesehatan negatif, Hampir separuh 98,9% responden pola pengasuhan oleh orang tua. Hasil uji statistik Chi-Square yaitu ada hubungan signifikan dengan kunjungan balita, p value < 0,05 yaitu pengetahuan (0,002), sikap (0,053), dukungan keluarga (0,001), dukungan tenaga kesehatan (0,053). Tidak ada hubungan signifikan dengan kunjungan balita, p value > 0,05 yaitu status sosial ekonomi (0,792) dan pola pengasuhan (1,000). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan signifikan dengan kunjungan balita dengan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan. Diharapkan puskesmas dapat memberikan edukasi tentang kunjungan balita ke posyandu.