Perbandingan Dosis Seduhan Jahe Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Talu Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rice, Yunisma
Advisor:
Meilinda, Vitrria
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ibu Hamil, Mual Muntah, Seduhan Jahe.
DOI:
-
Abstract :
World Health Organization (WHO) tahun 2019 didapatkan jumlah kejadian mual dan muntah mencapai 12,5% dari seluruh jumlah kehamilan di dunia, mual dan muntah (Emesis Gravidarum) merupakan hal yang dihadapi ibu hamil selama periode trimester I, mulai dari mual muntah ringan sampai dengan berat, sehingga menyebabkan komplikasi kesehatan ibu diantaranya kekurangan cairan, nafsu makan menurun hingga anemia. Mual muntah dapat diatasi dengan terapi nonfarmakologi, salah satunya dengan seduhan jahe yang mengandung sifat anti-inflamasi, zat aktif gingerol dan shogaol yang menekan rasa mual dan muntah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui frek mual muntah dan efektifitas seduhan jahe tehadap penurunan frekuensi mual muntah melalui tiga dosis pembanding. Metode Penelitian ini mengunakan Preeksperiment Design dengan rancangan pretest-posttest design dengan sampel sebanyak 30 orang, analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasilnya untuk dosis 0,25 gram terjadi rata-rata penurunan mual muntah sebanyak 3,5 sedangkan untuk dosis 1gram rata-rata penurun tingkat mual muntah sebesar 4,2 , untuk pada dosis 2,5gram rata-rata penurunan tingkat mual muntah sebanyak 4,1. Seduhan ketiga jenis dosis jahe efektif dalam mengurangi tingkat mual muntah dengan p-value (p=0,000) untuk ketiga dosis. Kesimpulan bahwa terjadi pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat mual muntah dengan menggunakan ke tiga dosis seduhan jahe yang berbeda. Disarankan untuk mengkonsumsi seduhan jahe dengan dosis 1 gram karena memiliki tingkat rata-rata penurunan mual muntah yang lebih tinggi dari dosis yang lain.
Download From Google Drive