Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Wilayah Pasaman Barat Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Admiati
Advisor:
Fitri, Nina
Noflindaputri, Resty
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Sectio Caesarea, Determinan Persalinan Sectio Caesarea.
DOI:
-
Abstract :
Proporsi kelahiran melalui Sectio Caesarea dalam dekade terakhir, telah meningkat dengan pesat. Faktor yang berhubungan dengan terjadinya persalinan secara Sectio Caesarea dengan indikasi medis dibagi menjadi indikasi medis pada ibu dan indikasi medis pada janin. Faktor tersebut yang mendasari alasan semakin meningkatnya jumlah persalinan SC setiap tahunnya. Berdasarkan masalah tersebut perlu adanya identifikasi determinan apa saja yang menyebabkan persalinan sectio caesarea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Wilayah Pasaman Barat Tahun 2022 Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan waktu pengumpulan data secara retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan riwayat Sectio Caesarea di Rumah Sakit wilayah Pasaman Barat dengan jumlah populasi 2.099. Dengan sampel sebanyak 400 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik slovin. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu rekam medis dari dua rumah sakit utama di Pasaman Barat yaitu RSUD Pasaman Barat dan RSI Yarsi Ibnu Sina Simpang empat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa eterminan persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit Wilayah Pasaman Barat paling banyak karena KPD (Ketuban Pecah Dini) sejumlah 128 responden (32%), faktor Oligohidramnion sejumlah 61 responden (15.3%), Riwayat Sectio Caesarea sejumlah 45 responden (11.3%), Pre-eklamsia sejumlah 31 responden (7.8%), akibat faktor Posterm sejumlah 30 responden (7.5%), Malposisi sejumlah 22 responden (5.5%), Kelainan His sejumlah 15 responden (3.8%), CPD sebanyak 14 responden (3.5%), Kala II Memanjang sejumlah 13 responden (3.3%), Plasenta Previa sebanyak 10 responden (2.5%), faktor Preterm sejumlah 10 responden (2.5%), Kala I Memanjang sejumlah 9 responden (2,3%), dikarenakan faktor IUFD sejumlah 7 responden (1.8%) dan 5 responden lainnya (1.3%) dikarenakan faktor Gemelli. Dengan kesimpulan determinan persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit wilayah Pasaman Barat terbanyak adalah ketuban pecah dini (KPD). Saran Kepada melakukan upaya preventif dan mematuhi anjuran bidan terkait kehamilan dan persalinan aman.