Faktor Resiko Penyebab Stunting Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Talu Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2023

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rahmellya
Advisor:
Noflindaputri, Resty
Wulansari, Novi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stunting, Ibu Hamil KEK, Pola Asuh, Riwayat Penyakit Anak.
DOI:
-
Abstract :
Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidak cukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Prevalensi balita yang mengalami stunting pada tahun 2021 di Indonesia sebanyak 24,4%, di sumbar mengalami kenaikan sebanyak 23,3% balita, di kabupaten pasaman barat 18,4% balita yang mengalami stunting dan di puskesmas talu terdapat 13% balita dengan stunting.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Penyebab Stunting Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Talu Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Talu umur 2-5 tahun sebanyak 177 orang. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan 64 ibu yang mempunyai balita 2-5 tahun. Dari hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan riwayat ibu hamil KEK dengan stunting dengan p value=0,00. Serta OR = 6.689. Terdapat hubungan Pola asuh dengan stunting dengan p-value = 0,000. Serta OR = 33,088. Terdapat hubungan riwayat penyakit dengan stunting dengan p-value = 0, 003 serta OR = 7.400. terdapat hubungan kunjungan ANC dengan kejadian stunting dengan p value= 0,000 serta OR 47.000. Didapatkan kesimpulan bahwa ada hubungan riwayat ibu hamil KEK, Pola asuh, riwayat penyakit anak dengan kejadian stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2023. Diharapkan pada petugas di Puskesmas agar dapat memberikan penyuluhan dan promosi mengenai pentingnya adalah menjaga gizi pada ibu hamil, pola asuh, riwayat penyakit, bagi tumbuh kembang balita
Download From Google Drive