Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pagambiran Kota Padang Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Gusmawati
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Eksklusif, riwayat pola makan, status ekonomi.
DOI:
-
Abstract :
Prevalensi stunting di kota Padang tahun 2019 (20,92 %), tahun 2021 (18,9%). Tahun 2018 prevalensi kejadian stunting di Puskesmas Pagambiran 5.65%, tahun 2019 sekitar 11.5%, tahun 2020 sebanyak yaitu 12,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas, berat badan lahir, ASI eksklusif, riwayat imunisasi dasar, riwayat penyakit infeksi, riwayat pola asuh (pola makan), dan status ekonomi dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran Kota Padang.Desain penelitan cross sectional yang dilakukan di Puskesmas Pagambiran Kota Padang Sumatera Barat pada bulan Desember 2022 sampai dengan Juli 2023. Sampel penelitian adalah ibu dan anak berusia 24 59 bulan sebanyak 105 orang dengan pengambilan sampel secara proportional stratified simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi square.Berdasarkan analisis chi square diperoleh p value masing-masiang variabel yaitu ASI Eksklusif (p=0,064), riwayat pola makan (p=0,046), dan status ekonomi (p=0,011). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara ASI eksklusif, riwayat pola makan, dan status ekonomi. Diharapkan ibu agar mampu meningkatkan pengetahuannya tentang pencegahan stunting sejak dini melalui tehnologi seperti mengenai pentingnya ASI Eksklusif, pentingnya makan makanan yang bergizi dan beragam, serta mengikuti posyandu.