Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia Mahagoni (L.) Jacq) Sebagai Antihiperurisemia Terhadap Mencit Putih Jantan Galur Wistar
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Gauri, Puja Rabiel
Advisor:
Andika, Miming
Saputra, Harry Ade
Saputra, Harry Ade
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Biji Mahoni, Hiperurisemia; In vivo.
DOI:
-
Abstract :
Biji Mahoni (s.Mahagoni,(L) Jack ) diketehui mampu menghambat kerja dari enzim xantin oksidase yang dapat menurangi pembentuka asam urat dalam darah. Penelitian ii bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol biji mahoni dalam menurnkan kadar asam urat pada mencit yang dibuat Hiperurisemia dengan induksi jus hati ayam 0,2 ml/kgbb dan kalium oksanat 50 mg/kgbb.Mencit yang digunakan adalah mencit dengan kadar asam urat di atas 3,3 mg/dl atau 6,2-7,1 mg/dl. Rancanan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan, masing-masing kelompok terdiri dari 3 mencit. Kelompok perlakuan adalah control positif, control negative, obat pembanding Allopurinol 100 mg/kgbb; P1= ekstrak 50 mg/kgbb; P2= ekstrak 100 mg/kgbb; P3= ekstrak 200 mg/kgbb. Pegukuran kadar asam urat dilakukan setiap sekali 4 jam setelah di induksi pembanding dan ekstrak biji mahoni. Dengan metode fotometer setelah pemberian perlakuan masing-masing kelompok. Lalu data dianalisis dengan uji One Way Anova. Analisa data menggunakan ANOVA satu arah yang dilanjutkan dengan uji Bonferroni
didapatkan hasil bahwa pemberian ekstrak etanol biji mahoni (EBM) dengan dosis 50 mg/kgbb, 100 mg/kgbb dan 200 mg/kgbb berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat secara signifikan (p
didapatkan hasil bahwa pemberian ekstrak etanol biji mahoni (EBM) dengan dosis 50 mg/kgbb, 100 mg/kgbb dan 200 mg/kgbb berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat secara signifikan (p