Strategi Pengendalian Komplain Pasien Terhadap Mutu Layanan Kesehatan Di Rumah Sakit Madina Bukittinggi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Defisa, Arman
Advisor:
Nurdin
Fatma, Fitria
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Strategi, komplain, Rumah Sakit.
DOI:
-
Abstract :
Mutu pelayanan tidak terlepas dari komunikasi yang baik, kepastian informasi, kepastian layanan yang diberikan kepada pasien dan minimnya komplain pelayanan dari pasien atau keluarga pasien. Berdasarkan data yang dihimpun dari Evaluator Pelayanan Rumah Sakit tahun 2021, ada 124 komplain pasien dan keluarga terkait pelayanan. Tujuan penelitian adalah Merumuskan strategi kebijakan pengendalian komplain layanan kesehatan di Rumah Sakit Madina Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif, dengan memberikan gambaran, penjelasan yang tepat dari objek yang diteliti. Dasar penelitian adalah wawancara mendalam dengan narasumber menggunakan metoda semi terstruktur yang berisi pertanyaan mengenai hal yang berhubungan dengan rumusan masalah. Pertanyaan akan ditujukan kepada Direktur, Wakil Direktur, Kabid Pelayanan, Manajer SDM, Evaluator Pelayanan dan Humas Rumah Sakit Madina selaku unsur dari pembuat kebijakan pelayanan yang diberikan. Wawancara juga akan dilakukan kepada beberapa orang Petugas/Karyawan selaku unsur dari pemberi layanan dan kepada beberapa orang masyarakat selaku penerima layanan. Dalam hal pengendalian komplain, maka Rumah Sakit Madina sepakat untuk melaksanakan stategi W-O (weakness-oportunity) Strategi Kelemahan Kesempatan (W dan O) sebagai strategi dalam mengendalikan komplain dalam pelayanan yaitu mengurangi kelemahan yang ada untuk menangkap setiap peluang yang tersedia. Kesempatan yang dapat di identifikasi tidak mungkin dimanfaatkan karena kelemahan Rumah Sakit, berdasarkan strategi W dan O disimpulkan bahwa Rumah Sakit harus mengurangi atau bahkan menghilangkan setiap komplain.Bagi Rumah Sakit Madina Bukittinggi, diharapakan dari penelitian ini dapat memberikan masukan dan kebijakan dalam upaya pengendalian komplain pasien agar mutu layanan kesehatan di Rumah Sakit Madina dapat terjaga.