Aktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petugas Angkutan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Tahun 2023
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Azmar, Benny
Advisor:
Novela. Vina
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penggunaan APD, Petugas Angkutan Sampah.
DOI:
-
Abstract :
Setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya dalam bentuk kecelakaan kerja yang tidak diinginkan dan merupakan hal yang merugikan terhadap manusia, merusak harta benda serta kerugian terhadap proses produksi. Berdasarkan data ILO tahun 2020 Setiap tahunnya terjadi 270 juta kecelakaan kerja yang mengakibatkan 355.000 pekerja meninggal setiap tahunnya. Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan pada 10 orang petugas angkutan sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh dijumpai 8 orang petugas yang tidak menggunakan APD lengkap saat bertugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada petugas angkutan sampah. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petugas angkutan sampah yang ada diwilayah kerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh sebanyak 53 petugas dan sampel sebanyak 53 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil menunjukkan Penggunaan APD paling tinggi Sepatu Boot, paling rendah baju pelindung, Masa Kerja paling tinggi 23 tahun, paling rendah 2,3 tahun, Pengetahuan tinggi 43,4%, rendah 56,6%, Sikap baik 41,5%, kurang baik 58,5%, Ketersediaan APD memadai 37,7%, kurang memadai 62,3%, serta ada hubungan antara Pengetahuan (p=0,015), Sikap (p=0,006), dan Ketersediaan APD (p=0,042) dengan penggunaan APD. Kesimpulan tidak ada hubungan antara Masa Kerja dengan Penggunaan APD serta ada hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Ketersediaan APD dengan Penggunaan APD. Saran diberikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh untuk meningkatkan pengawasan, pelatihan, jumlah APD, serta membuat program pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat.