Pengaruh Latihan Pernapasan Diagfragma Dan Pursed Lip Breathing Exercise Meningkatkan Arus Puncak Ekspansi (APE) Dan Menurunkan Frekuensi Kekambuhan Pasien Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Plus Mandiangin Kota Bukittinggi 2022
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Linandi, Ririn
Advisor:
Sulung, Neila
Rovendra, Erit
Rovendra, Erit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
APE, Pernapasan Digfragma, Pursed Lip Breathing Exercise, dan Asma.
DOI:
-
Abstract :
Arus Puncak Ekspansi adalah volume dari udara yang dihembuskan dari paru setelah inspirasi maksimum dengan usaha paksa minimum, diukur pada jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pernapasan diagfragma dan pursed lip breathing exercise meningkatkan arus puncak ekspansi (APE) dan menurunkan frekuensi kekambuhan pasien asma di Wilayah Kerja Puskesmas Plus Mandiangin Kota Bukittinggi 2022 Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test desaign. Alat ukur APE yang digunakan adalah speak flow meter. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah responden 10 orang. Responden diberikan intervensi selama 1 kali sehari, 2 kali dalam seminggu, selama 1 bulan. Hasil penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Test dengan nilai p-value 0,005, artinya ada pengaruh latihan pernapasan diagfragma dan pursed lip breathing exercise terhadap peningkatan arus puncak ekspansi (APE) dan penurunan frekuensi kekambuhan pasien asma. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa pemberian latihan pernapasan diagfragma dan pursed lip breathing exercise dapat meningkatkan arus puncak ekspansi (APE) dan menurunkan frekuensi kekambuhan pasien asma di Wilayah Kerja Puskesmas Plus Mandiangin Kota Bukittinggi 2022. Disarankan kepada responden agar dapat rutin melakukan latihan ini agar dapat meningkatkan APE dan menurunkan tingkat kekambuhan asma.