Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Sirkumsisi Pada Balita Permpuan Di Desa Punggung Lading Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman Pada Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Puspasari, Vivin
Advisor:
Santy, Rini
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sirkumsisi Perempuan, pengetahuan, kepercayaan, kebudayaan, dukungan tenaga kesehatan, dukungan keluarga, dukungan tokoh agama.
DOI:
-
Abstract :
PBB dan UNICEF mengatakan sedikitnya 200 juta anak perempuan saat ini telah menjalani praktik sirkumsisi. Riskesdas 2010 menguraikan bahwa angka kejadian sirkumsisi di Sumatera Barat sebanyak 759 (80%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor pengetahuan, kepercayaan, kebudayaan, dukungan tenaga kesehatan, dukungan keluaga dan dukungan tokoh agama yang mempengaruhi praktik sirkumsisi pada balita perempuan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional di desa Punggung Lading Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman tahun 2016. Teknik pengambilan sampel secara Total Sampling sebanyak 61 ibu yang memiliki anak usia 0-5 tahun. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 42 orang (68.9%) melakukan tindakan sirkumsisi kepada anak perempuannya, dengan pengetahuan rendah sebanyak 38 orang (62.3%), dipengaruhi kepercayaan 39 orang (63.9%), dipegaruhi kebudayaan 39 orang (63.9%), di dukung oleh tenaga kesehatan sebanyak 32 orang (52.5%), keluarga memberikan dukungan 42 orang (68.9%) dan yang dukung oleh tokoh agama sebanyak 37 orang (60.7%). Uji statistik menunjukan ada hubungan bermakna antara pengetahuan p=0.037, kepercayaan p=0.001, kebudayaan p=0.036, dukungan tenaga kesehatan p=0.002, dukungan keluarga p=0.032, dan dukungan tokoh agama p=0.023 dengan tindakan sirkumsisi perempuan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, kebudayaan, dukungan tenaga kesehatan, dukungan keluarga, dukungan tokoh agama dan khususnya kepercayaan, merupakan faktor yang mempengaruhi praktik sirkumsisi perempuan. Peneliti menyarankan kepada responden agar memperoleh informasi yang lebih lengkap terhadap sirkumsisi perempuan, dan untuk tenaga kesehatan serta tokoh masyarakat lainnya agar dapat memberikan informasi lebih jelas tentang sirkumsisi perempuan.
Download From Google Drive