Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Siswi di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Hiltry, Gizka
Advisor:
Oktavianis
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, Peran Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga, SADARI.
DOI:
-
Abstract :
Kanker payudara merupakan jenis tumor ganas yang paling sering menyerang wanita di seluruh dunia. Data World Health Organization (WHO) tahun 2014, kasus kanker payudara di seluruh dunia mengalami kenaikan dari tahun ke tahun yaitu tahun 2013 terdapat 19 juta, tahun 2014 sebanyak 24 juta. Sedangkan di Indonesia kanker payudara berkisar 18 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Siswi di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2016. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan pada bulan Maret-September 2016. Populasi seluruh siswi sebanyak 142 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 105 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan 52,4% siswi tidak melakukan SADARI, 55,2% siswi memiliki pengetahuan rendah. Sebesar 51,4% siswi memiliki sikap negatif, 46,7% peran petugas kesehatan kurang baik, 54,3% dukungan keluarga kurang baik terhadap. Terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,005 dan OR = 3,3), sikap (p value = 0,005 dan OR = 3,3), peran petugas kesehatan (p value = 0,000 dan OR = 5,3) dan dukungan keluarga (p value = 0,005 dan OR = 9,2) dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Berpedoman pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan dan dukungan keluarga dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), maka adanya kerja sama dengan puskesmas yang ada di wilayah tersebut dalam hal memberikan penyuluhan atau promkes tentang pentingnya melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) untuk mendeteksi dini kanker payudara dan bagi organisasi PMR yang ada di sekolah untuk dapat memberikan informasi-informasi kesehatan terutama tentang SADARI.
Download From Google Drive