Faktor-faktor yang berhubungan dengan Partisipasi Suami menjadi Akseptor KB (Keluarga Berencana) di Wilayah Kerja Puskesmas Tunggal Jaya Mukomuko Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Ningsih, Julida Dwi
Advisor:
Zuraida
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Partisipasi Suami, Akseptor KB (Keluarga Berencana).
DOI:
-
Abstract :
Keikutsertaan suami dalam program KB di Indonesia sampai saat ini masih sangat rendah. Di Kabupaten Mukomuko keikutsertaan suami dalam program KB hanya 3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan suami dalam program KB di wilayah kerja Puskesmas Tunggal Jaya Mukomuko tahun 2016 Jenis penelitian ini adalah metodedeskriptifanalitik yang dilakukanmelaluipendekatancross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh suami pasangan usia subur berjumlah 616 orang. Sampel penelitian diambil sebanyak 86 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling.Data diolahkemudiandianalisisdengananalisisunivariatdanbivariatdenganujistatistikchisquare. Hasilpenelitianterhadap86respondenterdapatsebanyak10 (11,6%) responden yang berpengetahuanbaiktentang KB dan yang berpengetahuanrendahsebanyak76 (88,4%). Sikap yang positif terhadap penggunaan alat kontrasepsi sebanyak 9 (10,5%) dan sikap yang negatif sebanyak 77 (89,5%). Responden yang mendapat dukungan keluarga sebanyak 11 (12,8%) dan yang tidak mendapat dukungan keluarga sebanyak 75 (87,2%). Responden yang mendapat dukungan sosial budaya terhadap penggunaan alat kontrasepsi sebanyak 12 (14,0%) dan yang tidak mendapat dukungan sosial budaya sebanyak 74 (86,0%). Dari hasilujistatistikchi square diperolehpengetahuanp.value=0,0350,05 , sikapp.value=0,0280,05 , dukungan p.value=0,042 0,05, dan nilai sosial budaya p.value=0,050. Semakin tinggi pengetahuan, sikap positif, dukungan dari keluarga dan dukungan sosial budaya tentang penggunaan kontrasepsi pada suami maka semakin tinggi pula keikutsertaan suami menjadi akseptor KB. Disarankan agar informasi tentang KB ditingkatkan agar masyarakat termotivasi dan ikut serta dalam program KB.