Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus di RSUD Pariaman Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Fitria, Nelly
Advisor:
Femelia, Welly
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Abortus, Kadar HB, Kunjungan ANC,Stress.
DOI:
-
Abstract :
Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Indonesia adalah kejadian abortus (Fajria, Lili, 2013). Berdasarkan survey awal yang peneliti lakukan di RSUD Pariaman terjadi peningkatan angka kejadian abortus dari 2 tahun terakhir. Tahun 2014 angka kejadian abortus sebanyak 108 kasus, meningkat pada tahun 2015 sebanyak 148 kasusdan pada tahun 2016 dari bulan Januari sampai Juli sebanyak 71 kasus. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah ada hubungan stress, pemeriksaan kehamilan trimester I dan pemeriksaan kadar hb dengan kejadian abortus di RSUD Pariaman tahun 2016. Jenis dan metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan secara case control. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Pariaman dari tanggal 24 September sampai 9 Oktober tahun 2016. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin di RSUD Pariaman tahun 2016 sebanyak 651 orang. Sampel pada penelitian ini terdiri dari kelompok kasus yaitu ibu yang mengalami abortus, pengambilan sampel kelompok kasus dengan teknik total sampling, sehingga didapatkan sampel kasus sebanyak 64 orang dan untuk sampel kontrol sebanayak 64 orang ibu yang bersalin di RSUD Pariaman dengan teknik pengambulan sampel acidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner, uji statistik dengan menggunakan rumus chi squareuntuk pengolahan data. Hasil penelitian diperoleh, ibu yang mengalami stress berat sebanyak 53,1 %, ibu yang ada melakukan pemeriksaan kehamilan trimester I sebanyak 62,5%, dan ibu yang tidak mengalami anemia sebanyak 65,6 %. Dari uji statistik ada hubungan yang bermakna antara stress dengan kejadian abortus (p value 0,021, ada hubungan pemeriksaan kehamilan trimester I dengan kejadian abortus ( p value 0,001, dan ada hubungan pemeriksaan kadar hb dengan kejadian abortus (p value 0,041). Dapat disimpulkan bahwa terdapatnya hubungan antara stress, pemeriksaan kehamilan trimester I dan pemeriksaan kadar Hb dengan kejadian abortus di RSUD Pariaman tahun 2016. Diharapkan kepada ibu hamil agar dapat menghindari stress, melakukan pemeriksaan kehamilan serta menjaga asupan gizi saat hamil.