Analisis Penerapan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Panjang Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sinaga, Roy Chandra
Advisor:
Adriani
Maisyarah
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kebakaran, sistem tanggap darurat.
DOI:
-
Abstract :
Kejadian di Indonesia pernah melanda Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta Barat pada November 2008. Kejadian kebakaran tersebut membuat panik sekitar 30 petugas yang harus mengevakuasi sekitar 160 pasien gangguan jiwa oleh karena itu Pemerintah dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit mewajibkan setiap rumah sakit untuk menyelenggarakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Panjang Tahun 2022 Jenis penelitian ini adalah studi kualitatif, teknik Penentuan informan adalah metode purposive sampling, jumlah subjek penelitian 12 orang penelitian selama 1 minggu (01 s.d 07 September 2022), proses analisa data adalah variabel input, proses, dan output. Hasil penelitian didapatkan komponen input (kebijakan, sarana dan prasarana, SDM, Dana) kebijakan sudah ada, SDM masih perlu dilaukan perekrutan tenaga yang kompeten, dana belum memadai, dan sarana prasaran belum mencukupi. Diketahui komponen proses (perencanaan, pelaksanaan, sosialisasi dan evaluasi) dalam perencanaan sudah dilakukan, dalam pelaksanaannya belum optimal, dalam sosialisasi ada dilakukan, dan dalam evaluasi perlu dilakukan perbaikan. Diketahui komponen output masih perlu penambahan sarana prasarana dan SDM demi sistem tanggap darurat yang optimal Kesimpulan yang didapatkan bahwa untuk kebijakan sudah ada dan masih belum berjalan dengan optimal, untuk SDM belum mencukupi, sarana dan prasarana masih perlu penambahan, dan untuk dana perlu dianggarkan dana khusus untuk sistem tanggap darurat. Diharapkan kepada RSUD untuk dapat menambah SDM yang kompeten akan sistem tanggap darurat kebakaran, untuk sarana dilengkapi dan direncanakan anggaran dana untuk tanggap darurat ini setahun sebelum pelaksanaannya.