Korelasi Kondisi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Ispa Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Gedang Kabupaten Kerinci Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Saputra, Budi
Advisor:
Silvia
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Lingkungan Fisik Rumah, ISPA, Balita.
DOI:
-
Abstract :
World Health Organization memperkirakan insiden Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dengan angka kematian balita di atas 40 per 1000 kelahiran hidup adalah 15% - 20% pertahun pada golongan usia balita di negara berkembang, dimana ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian pada Balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ISPA Balita di wilayah kerja Puskesmas Siulak Gedang Kabupaten Kerinci tahun 2022. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang ada di Puskesmas Siulak Gedang yaitu sebanyak 196 Balita. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 72 balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator lingkungan fisik rumah yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita adalah kepadatan hunian kamar (p = 0,005, r = 0,325), luas ventilasi kamar (p = 0,009 dan r = 0,305), jenis dinding rumah (p = 0,004 dan r = 0,335). Sedangkan indikator yang tidak berhubungan adalah jenis lantai rumah (p = 0,063, r = 0,220) dan pencahayaan di dalam rumah (p = 0,534, r =0,074). Dapat disimpulkan bahwa kepadatan hunian, luas ventilasi dan jenis dinding berhubungan dengan kejadian ISPA dan tidak ada kaitan antara jenis lantai dan pencahayaan dengan kejadian ISPA Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak terutama petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang kejadian ISPA Balita, baik pada Ibu Balita maupun keluarga lainnya agar minat dan motivasi pencegahan kejadian ISPA dapat ditigkatkan.
Download From Google Drive