Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Response Time Pada Penanganan Pasien Di IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Prof. Dr. M.A. Hanafiah Sm Batusangkar Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ramadhani, Fitri
Advisor:
Adriani
Susanty, Shantrya Dhelly
Susanty, Shantrya Dhelly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beban Kerja Perawat, Response Time, Penanganan Pasien IGD.
DOI:
-
Abstract :
Waktu tanggap merupakan indikator keberhasilan menangani pasien IGD (Instalasi Gawat Darurat). Salah satu indikator pelayanan berupa response time, adapun faktor yang mempengaruhi response time salah satunya yaitu beban kerja perawat. Berdasarkan data di IGD RSUD Prof. DR. M.A Hanafiah SM ditemukan jumlah kunjungan pasien ke IGD setiap tahunnya selalu meningkat. Banyaknya jumlah kunjungan kemungkinan dapat berdampak terhadap response time perawat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan response time pada penanganan pasien di IGD (Instalasi Gawat Darurat) Rumah Sakit Umum Daerah Prof. DR. M.A. Hanafiah SM Batusangka Tahun 2022. Penelitian menggunakan analitik kuantitatif, menggunakan rancangan cross sectional, dilakukan tanggal 1-15 Agustus 2022, sampel 24 perawat IGD dengan tehnik total sampling. Analisis data dengan uji Korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian dari 24 perawat IGD sebagian besar dengan beban kerja sedang 54,2% dan Response time cepat sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO) 62,5%. Ada hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan response time pada penanganan pasien di IGD (p = 0,039). Kesimpulan penelitian adanya hubungan antara beban kerja perawat dengan response time pada penanganan pasien di IGD. Diharapkan perawat mempertahankan response time dengan cepat 5 menit dan tepat sesuai dengan Standar Prosedur Operasional, disamping itu diharapkan perawat dapat mengelola psikologisnya karena motivasi yang tinggi dan kerja keras perawat dalam menjalankan tanggung jawabnya membuat kinerja perawat menjadi lebih baik, penanganan yang tepat agar pelayanan pasien menjadi efektif dan efisien.